Skip navigation

Saat artikel ini ditulis sistem operasi keluaran terbaru dari Microsoft adalah Windows 7. Namun banyak orang yang masih menggunakan Windows XP di komputernya. salah satu penyebab orang tidak beralih ke Windows Vista adalah performanya yang kurang baik. meskipun fiturnya berlimpah dan keamanaanya tergolong cukup baik tetapi tidak sebaik sistem operasi lain karena Windows Vista sangat-sangat rewel

Jika dilihat dari kesuksesan Microsoft sebelumnya, pada zaman menggunakan Windows 98SE! Orang-orang masih bertahan di Windows 98SE, karena stabilitas dan performanya. namun saat Windows 2000 dan Windows ME hadir ke dunia^^; Windows 98SE masih banyak digunakan. Windows ME hadir dengan kemampuan multimedia yang baik tetapi stabilitasnya tidak sebaik Windows 98SE. Dan sejarah Microsoft terulang lagi! Windows Vista tidak sesukses Windows XP karena masalah performanya.

Bagi yang masih setia pada Windows XP, c… Berikut ada beberapa tips untuk meningkatkan performa Windows XP

  • Sebaiknya menggunakan wallpaper yang beresolusi maksimal 800×600.
  • Jangan pernah menginstall IE7 atau IE8. Disarankan memakai Mozilla Firefox. Meskipun browser dari Microsoft ini sudah mencapai versi 8, Mozilla Firefox masih browser yang terbaik dan aman untuk saat ini dengan tambahan add-on penting seperti : AdBlockPlus, ConfigMania, Stylish, TrackMeNot, NoScript.
  • Gunakan Smart Defrag sebagai pengganti tool defragmenting bawaan Windows. Smart Defrag memiliki performa yang baik dalam mendefrag hardisk.
  • Matikan System Restore! Fitur System Restore hampir tidak berguna sama sekali dan boros dalam penggunaan space hardisk. Untuk menggantikan fitur ini gunakanlah ERUNT.
  • PSPad, merupakan program pengganti notepad. Tool ini freeware, dengan fitur yang sangat berlimpah.
  • Autoruns, pengganti tool msconfig yang sangat sakti^^
  • UltraVNC, pengganti fitur Remote Desktop bawaan Windows.
  • Matikan service yang tidak perlu, berikut beberapa layanan Windows yang dapat dimatikan untuk menambah performa. Berikut beberapa service windows yang dapat dimatikan dengan aman :
  1. Themes (Themes) >> Service yang menangani tema Windows
  2. Automatic Updates (wuauserv) >> Service yang melayani download update dan patch terbaru dari Microsoft
  3. DHCP Client (Dhcp) >> Melayani penggunaan IP dinamis, matikan service ini jika komputer tidak terhubung ke jaringan.
  4. DNS Client (dnscache) >> Menonaktifkan fungsi permintaan DNS dari komputer atau ke komputer lain, matikan jika komputer tidak terhubung ke jaringan.
  5. Error Reporting Service (ERSvc) >> Nonaktifkan service ini jika tidak ingin melihat “Don’t Send” untuk selama-lama-lama-lama-lamanya^^
  6. Fast User Switching Compatibility (FastUserSwitchingCompatibility) >> Matikan service ini jika usernya hanya satu (pengecualian untuk administrator)
  7. Help and Support (helpsvc) >> Fitur Windows yang mungkin sering hanya digunakan untuk End-User, matikan bila perlu!
  8. Human Interface Device Access (HidServ) >> Fitur yang mengaktifkan  hotkey pada keyboard multimedia, pengendali jarak jauh (remot) , dan yang berhubungan dengan akses input langsung ke komputer, matikan bila perlu (tidak mempengaruhi fungsi input standar seperti keyboard dan mouse, hanya saja fungsi hotkey pada keyboard tidak dapat digunakan).
  9. IMAPI CD-Burning COM Service (ImapiService) >> Matikan layanan ini jika tidak komputer tidak terdapat CD/DVD writter.

10.  Indexing Service (CiSvc) >> Fitur manajemen Index, matikan saja…

11.  Messenger (Messenger) >> Fitur layanan untuk Messenger bawaan Windows.

12.  Network Connections (Netman) >> Matikan service ini jika komputer tidak pernah terhubung dengan jaringan.

13.  Network DDE (NetDDE) >> Fitur layanan jaringan yang jarang digunakan.

14.  Network DDE DSDM (NetDDEdsdm) >> Fitur layanan jaringan yang jarang digunakan.

15.  Print Spooler (Spooler) >> Layanan manajemen printer

16.  Remote Registry (RemoteRegistry) >> Mematikan fungsi remote registry, mematikan fitur ini akan mendapatkan performa dan keamanan.

17.  SSDP Discovery Service (SSDPSRV) >> Layanan pendeteksi layanan pada jaringan

18.  System Restore Service (srservice) >> Mematikan fungsi system restore

19.  Wireless Zero Configuration (WZCSV) >> Matikan layanan ini jika komputer tidak mempunyai perangkat W-LAN

20.  Performance Logs and Alerts (SysmonLog) >> Layanan mendapatkan log untuk Windows

21.  Remote Access Auto Connection Manager (RasAuto) >> Mematikan fungsi remot jaringan, dapat meningkatkan keamanan.

22.  Remote Desktop Help Session Manager (RDSessMgr) >> Mematikan fungsi remote assistance.

23.  Routing and Remote Access (RemoteAccess) >> Mematikan fungsi layanan routing ke jaringan wan.

24.  Security Center (wscsvc) >> Mematikan fungsi security center.

25.  Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) (SharedAccess) >> Mematikan fungsi Firewall Windows.

Tips1 : cara cepat melakukan trik ini adalah dengan mengetikkan “sc stop nama_service” dan “sc start themes” untuk menjalankan kembali service tersebut, contoh : “sc stop themes”.

Tips2 : Jika belum terbiasa dengan tips1, lakukan dengan langkah biasa. Ketik services.msc pada run, lalu pilih “stop the service”.

Catatan :

  1. Berlaku untuk semua service pack
  2. Jika semua layanan diatas telah dimatikan maka penggunaan memori akan menciut, pada praktik yang saya dapatkan adalah 101 MB menjadi 50 MB (Windows XP SP3 clean install)
  3. Ketika komputer di restart, service yang di matikan akan berjalan kembali. Jika service tersebut benar-benar tidak dibutuhkan sama sekali “disable”.
  4. Accessibility Options, Briefcase, ClipBook Viewer, Defragmenter (digantikan oleh Smart Defrag), Games, Internet Games, Pinball;
  5. WordPad (digantikan oleh PSPad atau Microsoft Office);
  6. MSN Explorer, Outlook Express (Mozilla Thunderbird Lebih Baik^^), Windows Messenger;
  7. Simple TCP/IP Services, Fax Services.
  • Buang komponen Windows yang tidak perlu. Ketik appwiz.cpl pada run, pilih Add/Remove Windows Components. Lalu cari komponen yang ada dibawah ini :
  • Matikan Fungsi Hibernate (jika diperlukan); Pada Run, ketik powercfg.cpl. Cari tab Hibernate, dan hilangkan centang Enable Hibernation.
  • Matikan Fungsi AutoPlay; Pada Run, ketik gpedit.msc. Pada cari Turn Off Autoplay pada hirarki Local Computer Policy >> Computer Configuration >> Administrative Templates >> System. Lalu pilih properties, pada tab setting dan pilih Enabled pada radio button. Pada list box pilih All drives.
  • Matikan Visual Effect; Klik kanan pada My Computer, pilih properties, cari tab Advanced pilih Settings, “lalu hilangkan” centang berikut ini : Animate windows when minimizing and maximizing, Fade or slide menus into view, Fade of slide ToolTips into view, Fade out menu items after clicking, Slide open combo boxes, Slide taskbar buttons, Smooth edges of screen fonts, Smooth-scroll list boxes, Use common tasks in folders.
  • Gunakan classic log on; Pada Run, ketik nusrmgr.cpl. Pilih Change the way users log on or off, lalu hilangkan centang “Use the Welcome Screen”.

Semoga Bermanfaat^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: